Sebagian besar dari kita tentu mengenal dengan baik yang namanya Nokia.Ya.Itu adalah vendor handphone terbesar dunia.Sebagai vendor terbesar,tentu saja portofolio produk Nokia sangat-lah banyak dan hingga saat ini sudah tidak terhitung jari,baik yang beredar di Indonesia ini ataupun yang tidak sama sekali.


Kita tentu juga tahu bahwa nokia mengeluarkan beberapa macam handphone dengan spesifikasi yang berbeda-beda.Secara garis besar,Nokia merilis produknya dengan beberapa macam system operasi dengan skema sebagai berikut:

1.Nokia Series 40:

-Nokia Series 40 edisi pertama , contoh adalah nokia 3100.(S40 v1)
-Nokia Series 40 edisi kedua , contoh adalah nokia 6070.(S40 v2)
-Nokia Series 40 edisi ketiga , contoh adalah nokia 5130 XM.(S40 v3)
-Nokia Series 40 edisi kelima , contoh adalah nokia 6303.(S40 v5)

2.Nokia Series 60:

-Nokia Series 60 edisi pertama , contoh adalah Nokia 3660.(S60 v1/Symbian 6.o)
-Nokia Series 60 edisi kedua feature pack 1 , contoh nokia 6600.(S60 v2 fp1/Symbian 6.1)
-Nokia Series 60 edisi kedua feature pack 2 , contoh nokia 7610.(S60 v2 fp2/symbian 7.0)
-Nokia Series 60 edisi kedua feature pack 3 , contoh nokia N70.(S60 v2 fp3/symbian 8.0,8.1)
-Nokia Series 60 edisi ketiga pra FP1 , contoh Nokia N73.(symbian 9.0)
-Nokia Series 60 edisi ketiga FP1 , contoh Nokia E63.(Symbian 9.1)
-Nokia Series 60 edisi ketiga FP2 , contoh Nokia E71.(Symbian 9.2)
-Nokia Series 60 edisi ketiga FP3 , contoh Nokia E72.(Symbian 9.3)
-Nokia Series 60 edisi kelima FP1 , contoh Nokia 5800XM.(Symbian 9.4)

3.Nokia Series 80:

-Nokia S80 hanya tersedia khusus untuk edisi komunikator-nya Nokia,contoh 9210,9300,9500.

4.Nokia Series 90:

-Satu-satunya Nokia S90 hanyalah nokia 7710.

5.Nokia Series UIQ:

-Satu-satunya ponsel UIQ nokia hanyalah seri 6708 yang tidak beredar di Indonesia secara resmi.

Nah,pada tips kali ini adalah solusi permasalahan Sertifikat Erorr pada Nokia Symbian S60 v3 (9.0,9.1,9.2,&9.3).Soalnya,permasalahan ini hanya terdapat pada S60 v3,tidak pada Nokia S60 v1 dan S60 v2.

Sertifikat Erorr adalah masalah yang sangat menjengkelkan pada S60 v3.Masalah ini muncul ketika kita hendak menginstall aplikasi symbian.Seperti kita ketahui,Nokia membangun S60 v3 dengan security berlipat ganda agar tidak terancam virus,yaitu dengan memproteksi system agar tidak bisa diakses sembarangan sehingga hanya bisa digunakan untuk menginstall file-file aplikasi yang terpercaya saja.Dalam istilah symbiannya adalah file yang sudah di signed.File yang sudah di signed adalah sebuah file installer yang sudah di sertifikasi oleh pengembang aplikasi tersebut.Nah,masalahnya,tidak semua aplikasi tersebut sudah di sertifikasi oleh pengembang.Kadangkala,ada aplikasi yang belum di sertifikasi,istilah symbiannya adalah unsigned.Belum lagi file aplikasi bajakan yang disebut cracked.Kebanyakan file-file itu masih unsigned!

Nah,masalah Sertifikat Erorr akan muncul ketika kita hendak menginstall file unsigned tersebut.Tentunya mengesalkan karena kita tidak bisa mendapatkan aplikasi yang sangat kita inginkan itu,bukan?Nah,kini sudah tersedia solusi gampang agar kita bisa menginstall file aplikasi unsigned pada ponsel symbian s60 v3.

Cara pertama adalah dengan melakukan hack pada system hape.Cara ini akan membuka security ponsel s60v3 sehingga kita bisa menginstall file apa saja ke dalam hape.Resikonya,cara ini akan menyebabkan security ponsel s60 v3 tidak bisa melindungi system dari virus.Meskipun kenyataannya virus handphone untuk s60 v3 masih sangat jarang.Jadi kurasa aman-aman saja.Lagipula hacking tidak akan merusak garansi.

Cara kedua adalah dengan memberikan sertifikat pada file Unsigned dan Cracked.Caranya tentu saja dengan mendapatkan sertifikatnya dari situs-situs pengembang aplikasi.

Nah,untuk kali ini,cara kedua-lah yang akan aku ajarkan kepada teman-teman.

Pertama,tentu saja kita memerlukan sertifikat dan key yang nantinya akan kita gunakan untuk men-sertifikasi (men-signed) aplikasi unsiged.Banyak yang file sertifikat yang bisa kita gunakan,tetapi yang paling simpel adalah dengan mendapatkan file sertifikat dari OPDA.Keuntungannya adalah cara mendapatkannya mudah dan lainnya,sertifikat tersebut bisa kita gunakan selama 3 tahun.Bagaimana cara mendapatkannya?

Silahkan masuk ke sini , pada saat masuk ke halaman website OPDA tersebut, teman-teman tidak usah memperdulikan semua tulisan yang ada di halaman tersebut. Yang perlu teman-teman perhatikan hanyalah bagian paling atas, perhatikan tampilan seperti pada gambar di bawah.

Untuk yang belum pernah daftar di OPDA, silahkan klik tulisan “Register”, isi semua data yang diperlukan. Selelah sukses mendaftar, silahkan masuk ke pengaturan Account, dengan cara klik tulisan “Login” lalu masukkan username dan password terlebih dahulu. Setelah berhasil Login, silahkan klik tulisan “My Certificate”, setelah masuk My Certificate, carilah menu untuk mendaftarkan IMEI ponsel kita, menunya akan tertampil seperti pada gambar di bawah.

Setelah menemukannya, silahkan klik “Apply Cer”, maka akan tampil seperti pada gambar di bawah.


Isi kolom kolom tersebut sesuai contohnya ( contoh pengisian kolomnya adalah tulisan warna merah sebelah kolom ). Setelah di isi, lalu klik “Submit Application”. Setelah itu, silahkan masuk lagi di My Certificate. Maka akan ada tampilan seperti pada gambar di bawah.

Perhatikan tabel di atas, pada saat Apply Cerificate belum di setujui, maka pada kolom “State” belum ada tulisan “Normal”. Tunggu beberapa jam sampai tulisan Normal itu muncul pada kolom “State”. Pada saat Status Normal itu muncul, pada kolom “Operate” akan muncul 4 link ( Signing, .cer, key, delete ) seperti pada gambar di atas. Nach, untuk mendownload key, silahkan klik tulisan “Key” yang ada pada kolom “Operate”. Dan untuk mendownload sertifikat, silahkan klik tulisan “Cer” yang ada pada kolom “Operate”.

Setelah mendapatkan sertifikat dan key dari OPDA, simpan di memory ponsel atau memory card. Lalu silahkan download dan install aplikasi FreeSigner disini. Kalau pada saat penginstall ada notifikasi sertifikat kadaluarsa, mundurkan setingan tanggal di ponsel, lalu coba install lagi.

Pertama perlu di ketahui, biasanya masa sertifikat suatu apikasi minimal 3 bulan. Kalau paling lama, aku juga kurang tahu. Cara untuk mengatasi gagal install aplikasi karena sertifikat kadaluarsa sebenarnya cukup mudah, kita tinggal memundurkan tanggal yang ada di hape, ke tanggal di mana sertifikatnya masih berlaku.

Nah, kalau kita gak tahu kapan sertifikatnya masih berlaku. Kita lakukan aja percobaan. Mundurkan saja tanggal hapenya 3 bulan, terus coba install lagi. Kalau masih belum bisa, mundurkan lagi tanggalnya 3 bulan, terus coba install lagi aplikasinya. Silahkan lakukan cara tersebut, sampai aplikasinya dapat terinstall dengan benar.

Setelah aplikasi Freesigner sudah di install, segera setting aplikasi tersebut. Klik Pilihan > Setting, lalu arahkan kolom “Self Sign Cert” ke sertifikat yang kita dapat dari OPDA. Arahkan pula kolom “Self Sign Key” ke key yang kita dapat dari OPDA tadi.

Kalau settingannya sudah beres, klik “Add Task” untuk menambahkan aplikasi yang akan kita signed, lalu klik Pilihan > GO!. Maka akan segera tercipta file installer berstatus “AMAN” alias sudah “Signed”. Sayangnya nggak semua file installer bisa di signed dengan cara ini. Jadi jangan kecewa kalau nanti ada file yang nggak berhasil di signed. Mungkin kedepannya, semua aplikasi akan bisa di Signed dengan cara ini, mari kita berdoa sama sama ya!!!

Selamat mencoba.Atau boleh juga menggunakan aplikasi sign tool pada PC.Teman-teman bisa mendapatkannya disini.